Playoff ISL , PSIM vs Gresik United digelar di Palembang 17 Juli


Gelaran kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan Divisi Utama musim 2011/2012 sudah selesai digelar. Sriwijaya FC keluar sebagai juara ISL dan Barito Putra sebagai jawara Divisi Utama.

Selain itu juga sudah didapatkan tiga tim ISL yang terdegradasi ke Divisi Utama. Yaitu PSAP Sigli, Deltras Sidoarjo, dan PSMS Medan. Sedangkan tim Divisi Utama yang promosi selain tim juara Barito Putra adalah Persita Tangerang, dan Persepam Madura United.

Satu tempat lagi di ISL akan diperebutkan di partai playoff antara peringkat keempat Divisi Utama PSIM Jogjakarta dan peringkat ke-15 ISL, Persegres. PT Liga Indonesia sebagai operator ISL dan Divisi Utama menjadwalkan babak playoff pada Selasa lusa (17 Juli) di Stadion Jakabaring Palembang.

"Kami sudah putuskan babak playoff digelar di tempat netral. Yaitu di Palembang," kata Tigorshalom Boboy, Sekjen PT Liga Indonesia kemarin.

Sementara itu Persegres bertekat bakal all out mempertahankan posisi di kasta tertinggi sepakbola nasional. Tim kebanggaan warga Gresik itu pun menyiapkan tim sebaik mungkin untuk bisa meraih kemenangan.

Djoko Susilo, pelatih Persegres mengatakan bukan pekerjaan mudah bagi timnya untuk mengalahkan PSIM. Karena itu pemain harus bermain maksimal agar tidak terkapar di tangan lawan. "Melawan PSIM bukan pertandingan mudah bagi kami. Mereka memang tim Divisi Utama. Tapi secara kualitas tidak jauh beda dengan kami," kata Djoko.

Dia menyatakan timnya harus waspada sepanjang pertandingan jika tak ingin turun tahta musim depan. "Bisa saja mereka menang jika kami tak waspada. Tapi secara tim kami siap memenangi laga playoff ini," lanjutnya.

Djoko Susilo mengaku timnya tidak mau terpengaruh oleh isu jika saat ini konsentrasi PSIM tengah terganggu oleh masalah finansial. "Itu tidak bias dijadikan acuan kami bias menang dari mereka. Yang pasti kami akan all out dan waspada melawan PSIM," bebernya.

Postingan terkait: