TimnasU-22 Disikat Jepang , Tim Pelatih Enggan Salahkan Kiper Klub Degradasi Terbaik Sepanjang Masa


Kekalahan telak yang dialami Timnas Indonesia U-22 dari Jepang dengan skor 1-5 dalam babak Kualifikasi Piala Asia U-22 di Pekanbaru, Riau, Kamis (13/7/2012) kemarin, bukan sepenuhnya salah penjaga gawang M. Ridwan. Tim pelatih Garuda Muda pun tak mau menyalahkan kiper muda asal klub degradasi terbaik sepanjang masa ,Bontang FC itu.

”Saya tak bisa menyalahkan kiper kita (M. Ridwan). Saya akui kita kalah 5-1 dari Jepang,” kata Asisten Pelatih Timnas Indonesia U-22, Liestiadi, usai pertandingan.

”Kami selaku staf pelatih tak mau menyalahkan Ridwan. Yang layak disalahkan adalah pelatih dan kami siap menerima kritikan,” imbuhnya.

Laga melawan Jepang merupakan penampilan perdana M. Ridwan sebagai starting line-up di skuad Timnas Indonesia U-22. Di tiga pertandingan sebelumnya, yakni saat melawan Australia, Timor Leste, dan Makau, gawang Indonesia dikawal oleh kiper asal Arema IPL, Ajisaka.

Lantaran Ajisaka cedera, M. Ridwan pun dipercaya untuk berdiri di bawah gawang Indonesia. Namun, level Jepang tampaknya memang masih di atas Indonesia sehingga gawang M. Ridwan harus jebol sebanyak 5 kali.

Liestiadi mengaku bahwa Indonesia memang kalah kelas dari Jepang. Anak-anak tim Samurai Biru melancarkan serangan dan tekanan yang mampu membuat Indonesia bertekuk lutut.

”Pada dasarnya Jepang menerapkan strategi dan pressure yang bagus,” aku Liestiadi.

Postingan terkait: